ASISTEN I ZULPADLI, SE MENGHADIRI SEMINAR DAN WEBINAR TTK

Headline, Jambi257 Dilihat

Pengurus Cabang Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kabupaten Bungo perdana menggelar Seminar dan webinar Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dalam bidang pelayanan Kefarmasian pada fasilitas pelayanan kefarmasian. Dan musda II pengurus daerah persatuan ahli farmasi Indonesia ( PAFI) yang berlangsung di ballroom Hotel Amaris Bungo.

Pada pelaporan ketua panitia Izumi,SK.MM di Aula Kantor mengatakan,. Kegiatan ini diikuti anggota PAFI serta pemilik sarana atau toko obat.

Turut hadir Bupati Bungo yang di wakili oleh Asisten I Zulfadli, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta PPNI.

Izumi menambahkan, kegiatan ini digelar dengan tujuan menjamin kesesuaian regulasi dengan praktik pekerjaan kefarmasian di Fasyankes khususnya toko obat, meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian, juga meningkatkan akses ketersediaan, keterjangkauan pelayanan farmasi yang bermutu.

“Menjamin pasien safety serta memudahkan Dinas Kesehatan melakukan monitoring terhadap fasilitas pelayanan kefarmasian yang ada di wilayah kerja” paparnya.

Izumi mengungkapkan jumlah fasilitas kefarmasian yakni toko obat yang ada di kabupaten Bungo cukup tersedia sebanyak, sedangkan jumlah tenaga teknis kefarmasian baik ASN, TKD, maupun bekerja swasta sangat kurang

“Seminar ini menghadirkan Ketua PD PAFI Provinsi Jambi, ” katanya.

Sementara itu Bupati Bungo H.Mashuri.SP.ME yang di wakili oleh asisten I Setda Bungo Zulfadli berharap  data yang ada di sarana pelayanan kefarmasian khususnya toko obat, yang aktif terkait penyediaan obat dan perijinan dapat terus di update oleh pemilik serta tenaga kefarmasian yang bertugas. agar nantinya data tersebut dapat diakses oleh pemerintah kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat, untuk kemudian memberikan kemudahan dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi serta pembinaan kepada setiap toko obat di kabupaten Bungo.

“Mengingat pentingnya kegiatan pada hari ini demi memberikan bekal kepada tenaga kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam menyediakan akses data yang akurat dan akuntabel terkait dengan perijinan pada fasilitas pelayanan kefarmasian di kabupaten Melawi,” ucapnya. (Andi)

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *