Diduga Bocor, Pengadaan Alat Peraga SMK Rp 17,7 Miliar di Laporkan ke Kejati Banten

Serang, detikbrita.com – Sejauh mana keefektifan Komitmen bersama fakta Integritas antara Pemerintah Provinsi Banten dan Kajati Banten lama. Selasa, 21/03/23

Eben Simanjuntak, kini dilanjutkan Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Dr. Didik Farkhan’ perlu kepekaan dan implementasi nyata, dalam membentengi visi mulia APBD dari para penggasak Keuangan Negara Cq. APBD Provinsi Banten.

Tak main main anggaran pengadaan alat peraga bagi praktik siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri, anggaran APBD TA 2021 mencapai 17,7 miliar, hasil pantauan lapangan disinyalir realisasi pengunaannya bermasalah, lantaran sekolah penerima manfaat hanya menerima sebagian item barang dan sebagian diduga fiktif.

Diketahui pihak penyedia PT. Multipolar Technologi sebagai pemenang kontrak dalam menyalurkan barang alat peraga praktek siswa ke sekolah sekolah di terima diduga volumenya tidak sesuai, sehingga berpotensi merugikan keuangan Negara Cq. APBD hingga miliaran rupiah.

Atas persoalan tersebut diketahui masyarakat telah melaporkan perihal tersebut ke Kejaksaan Tinggi Banten dengan nomor laporan : 030/LI-DB/III/2023.

Untuk mengetahui lebih jauh media ini mencoba mengkonfirmasi pihak Penerangan Hukum (PENKUM) (20/3) Kejati ‘Ivan Hebron Siahaan’ apakah sudah dilakukan langkah penyelidikan, dan pengembangan, munurut staf Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Ivan sedang ada kegiatan diluar.

Walaupunpun demikian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ‘ Tabrani’ saat (17/3) tidak dapat ditemui. Sementara itu Plt Inspektorat Banten M Tranggoono saat di konfirmasi (20/3) dikantornya, menyebutkan belum mengetahui sejauh mana hasil pemeriksaan staf atas temuan temuan OPD terkait, karena saya masih baru menjabat, dan ia berharap point selanjutnya kita akan benahi lebih baik. (Feb)

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *