Kejati Banten Didemo Kasus Korupsi Mandeg

Serang, detikbrita.com – Kejati Banten dinilai tidak menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi selaku penegak hukum, menjadi sejarah lapor merah sepanjang penegakan Hukum diwilayah Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten baru baru ini. Selasa, 21/03/2023.

Menindaklanjuti laporan Korupsi oleh masyarakat diduga dimainkan oknum intelijen Kejaksaan Tinggi Banten, sehingga minim kepercayaan masyarakat saat ini bagi kejaksaan Tinggin Banten.

Sehingga Aliansi Masyarakat Anti Korupsi melakukan aksi demo kedua kalinya menyampaikan pendapat didepan kantor Kejaksaan Tinggi Banten, di karenakan pihak Kejati Banten enggan di ajak ber-Audiensi terkait laporan dugaan korupsi di duga di peti Eskan oleh oknum di Kejati Banten.

“Kami kamis lalu melakukan aksi dan di janjikan pihak kejaksaan siap ber-Audiensi dengan kami akan tetapi pihak Kejati banten Ingkar Janji entah apa sebabnya, makanya kita aksi ke dua “ Tegas Faisal Rizal

Faisal juga menambahkan Aliansi Masyarakat Anti Korupsi akan terus melakukan aksi unjuk rasa di kejati banten dan kemungkinan juga ke kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta.

“Dalam tuntutan kami hanya menanyakan apa menjadi sebab banyaknya laporan korupsi hanya sampai pul baket di bidang intelijen , makanya kami meminta kejaksaan Agung melakukan supervisi serta mengevaluasi jajaran bawahannya khususnya terkait laporan kami diabaikan. Serta enggannya mereka menerima masukan dari masyarakat terkait laporan dugaan korupsi “ kami telah melaporkan dugaan keterlibatan pihak TAPD dan BPKAD Banten terkait korupsi hibah banten 2020, sesuai putusan hakim meminta pertanggung jawaban dari TAPD dan BPKAD, Laporan korupsi PSU Dinas PRKP 2022, dugaan korupsi di DKP banten serta Bank banten , akan tetapi kami pesimis dengan kepemimpinan Kajati Banten saat ini yang terkesan cuek dan mesra dengan pihak kami laporkan” Ujar Faisal Rizal koorlap Aliansi Masyarakat Anti Korupsi.

Faisal juga menilai kasus kasus menjadi sorotan dan buah bibir publik melibatkan pejabat Pemprov terkesan di diamkan dan kalaupun ada pemeriksaan tidak jelas kelanjutannya.

“ informasi kami dapat bidang intelijen Kejati Banten melakukan pemeriksaan terkait laporan kami, tapi tidak ada kejelasan, apakah benar adanya isu di luaran kalo sudah ada main mata ? “ Pungkas Faisal bertanya. (Rud)

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *