Bongkar 5 THM Pemkot Serang Bisa Dipolisikan

Serang @ detikbrita.com – Kejadian pembongkaran 5 Tempat Hiburan Malam (THM) oleh Pemerintah Kota Serang di Kelurahan Kalodran Kecamatan Walantaka. Kamis  13 April 2023 lalu menjadi perhatian serius beberapa pihak. Jum’at 05/05/2023

Anehnya dari pantauan media ini (24/04) dini hari pukul 11:00 Wib Kafe kafe di Kawasan Pasar Induk Rau (PIR),  merupakan aset Pemerintah Kota Serang, ternyata posisi H+1 Lebaran sudah beroperasi lagi.

Kafe Athena dan kafe Alexus, Invistigasi lapangan media ini mencoba masuk dihadang pria berbadan tegap meminta bayaran tiket masuk sebesar rp. 15.000, sedangkan THM Royal Resto saat akan dimasuki juga dihadang pria berbadan tegap dan mempersilahkan membayar ke loket sebesar Rp. 20.000.

Menelisik Eksekusi pembongkaran THM oleh Pemerintah Kota Serang yang dipimpin langsung Wakil Walikota Serang Subadri US, pada 5 tempat diwilayah pinggiran Kota Serang Kalodran. Mendapat tanggapan serius dari Dekan Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Dr. Agus Prihartono, PS,SH,MH, diruang kerjanya (4/5) mengaku sedih mengetahui ini, apa gak malu Pemerintah Kota Serang tebang pilih dalam penegakan Perda.

Sekalian aja disentralkan di Legalkan regulasi dan aturannya seperti Las Vegas, Singapura, dan Jakarta, jangan malah berkoar koar anti maksiat, tapi dibelakang diam diam terselubung langgeng beroperasi, susun aja regulasinya agar menjadi PAD resmi.

Lanjut Dekan terbilang masih sangat muda itu menambahkan seharusnya Pemerintah Kota Serang menertibkan semua THM dengan tidak tebang pilih seperti melakukan pemanggilan terhadap owner THM untuk diinvetarisir dahulu, investigasi, jika ijin yang dikantongi tidak sesuai perijinan, barulah diberi peringatan 1 hingga 3 kali, jika masih bandel para pengelola THM ini baru diberi sangsi dengan penyegelan secara permanen selama 7 hari hingga diperpanjang 14 hari masa kerja.

Selain itu, ada tata cara dalam penegakan sanksi

“Seharusnya ada surat, pemanggilan awal, teguran, tidak seperti gitu juga dalam pembinasaannya. hingga tahap pembongkaran, jika pelaksanaan eksekusi tidak dilakukan sesuai SOP ini bisa dikategorikan cacat hukum dan cacat administrasi, sehingga ini bisa digugat atau dilaporkan ke Polisi untuk menuntut keadilan” Sebutnya.

Secara terpisah Forum Masyarakat untuk Keadilan melayangkan surat audensi ke Pemerintah Kota Serang (28/4) terkait legalitas Tempat Hiburan Malam, namun hingga kini belum mendapatkan tanggapan.

“Jika pejabat berwenang tidak mampu melaksanakan kewajiban untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran, sebaiknya menyerah dan mundur dari jabatan” Sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, Aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yakni Rau Trade Centre (RTC), tepatnya di lantai 3 atas Pasar Induk Rau (PIR) yang dijadikan sebagai kawasan THM, terkesan sengaja dibiarkan bahkan diduga diizinkan oleh pemerintah. hingga saat ini tidak ada tindakan tegas berupa penutupan ataupun larangan terhadap tempat tersebut.

BAGIKAN :
Writer: RoodayEditor: Doni efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *