Jatuhnya Heli Kapolda Jambi Tak Jauh dari Tambang Emas Haram Penetai

Kerinci – JAMBI – Kecelakaan helikopter Kapolda Jambi terjadi di tengah hutan Kerinci. Hal itu juga disebutkan Kapolri, menyebut seluruh penumpang rombongan Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono selamat meski ada yang terluka.

Kecelakaan helikopter Kapolda Jambi Irjen Hartono dan rombongannya terjadi pada Minggu (19/2/2023). Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto membenarkan hal itu dan menyebut bahwa Helikopter Polri Super Bell 3001 itu mendarat darurat di Bukti Muaro Emat, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. dilansir detik.com Senin, 20 Feb 2023 11:29 WIB lalu.

Sebelumnya Operasi terpadu penertiban aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) oleh Polres Kerinci di aliran Sungai Penetai, Desa Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Senin (28/11/2022) lalu diduga bocor.

Diduga alat berat (eksavator) digunakan untuk aktivitas PETI sudah lebih dulu di keluarkan dari lokasi pada Kamis 25 November 2022 lalu.

Padahal sebelumnya, warga melihat ada empat unit alat berat yang dimasukkan ke lokasi tambang ilegal itu.

Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda Rahadian mengakui informasi operasi PETI di Sungai Penetai telah bocor sebelum dilaksanakan. Sebagaimana dilansir IMCNews.ID Jumat, 02 Desember 2022 – 14:17:43 WIB.

Setelah itu kembali terjadi laporan Pemambangan Emas haram PETI dilokasi yang sama yaitu Penetai, Desa Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, dilaporkan oleh LSM GERENSI ke Mabes Polri, maka diakakan lagi Operasi penangkapan Pelaku PETI.

Dan Selanjutnya, tim gabungan tediri dari Polisi dan TNKS bergerak menuju lokasi dan melakukan Patroli aktivitas Penambang Emas Ilegal (PETI), di Sungai Penetai, Desa Serpih, Batang Merangin, Kerinci, Senin (11/9/2023) malam.

Namun menjadi tanda tanya besar bagi publik, dilaporkan LSM GERENSI terhadap MABES POLRI adalah Penambangan Emas mengunakan Alat Berat, namun yang terkabarkan Penambang Emas Ilegal (PETI), di Sungai Penetai, Desa Serpih, Batang Merangin yang di tangkap status penambang tradisional.

Kejadian beruntun itu mulai dari katanya Operasi terpadu penertiban aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) oleh Polres Kerinci di aliran Sungai Penetai Senin (28/11/2022) lalu, diikuti insiden jatuhnya helikopter Kapolda jambi segitas 1.5 KM dari Tambang Emas Haram dan kejadian baru baru ini penangkapan 5 orang penambang emas tradisioanal.

Hal itu mengundang tanda tanya apa sebenarnya yang terjadi dilokasi penetai tersebut? apakah ada saling keterkaitan? Atau ada hmm…hmm….!? sebab informasi warga saat insiden kapolda jambi cuaca biasa biasa saja?

BAGIKAN :
Writer: TeamEditor: Depati Doni Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *